Minum ASI Perah Sedikit

Dokter Rifan, anak saya (4 bulan) masih ASI. Tapi kok sepertinya dia kurang puas minum ASI. Sebagai catatan, saya wanita bekerja, tapi selalu menyediakan ASI di kulkas. Suster di rumah, dibantu ibu mertua, selalu mencatat, berapa cc yang diminum bayi saya. Tapi dari catatan, kelihatan minumnya sedikit. Tapi kalau saya susui langsung sepulang kerja, minumnya sangat banyak. Saya menyusui bisa hampir 1 jam. Apakah secara psikologis anak saya maunya disusui langsung? Bagaimana cara menyiasati supaya ia minum ASI perah sama banyaknya dengan saat disusui langsung. Mohon jawaban Dokter Rifan. Saya ingin sekali anak saya bisa ASI eksklusif, bila perlu sampai 2 tahun. Terima kasih atas jawaban Dokter Rifan. Pipit Sandra – Jakarta.

Sayang sekali Ibu tidak menyebutkan pemberian ASI perah saat Ibu bekerja dengan cara apa, apakah dengan cangkir/sendok atau dengan dot. Sering kali pemberian ASI dengan dot/botol susu pada bayi yang biasa menyusu langsung pada ibu tidak selancar bila ia menyusu langsung. Bila kondisi yang terjadi seperti itu, beberapa hal dapat dicoba untuk menanggulanginya. Seperti memberi ASI perah dengan cangkir/sendok. Bila pemberiannya dengan dot mungkin dapat dicoba dot dengan jenis yang berbeda kelenturan maupun bentuknya. Mudahmudahan ia dapat minum lebih baik.

KB Aman untuk Ibu Menyusui

Dokter Judi, saya (27) ibu dari bayi berusia 2 bulan. Kontrasepsi apa yang aman untuk ibu menyusui? Saya melahirkan normal, tidak ingin buru-buru hamil kembali. Mohon saran Dokter Judi. Terima kasih. Herlina – Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Ibu menyusui dapat memakai pil KB khusus yang hanya mengandung satu hormon yaitu progesteron; diminum setiap hari sebelum tidur malam, satu tablet, tanpa terputus. Ibu menyusui tidak dianjurkan memakai pil KB kombinasi yang mengandung hormon estrogen dan progesteron.

Pilihan lain adalah suntik KB setiap tiga bulan atau KB susuk, isinya juga hanya hormon progesteron. Pilihan terakhir adalah spiral atau alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR). Saya menganjurkan memakai pil KB saja karena lebih praktis dan angka keberhasilannya cukup baik. Sebelum memakai kontrasepsi, pada nifas hari ke-40, Ibu kontrol dulu ke dokter kandungan untuk memeriksa apakah boleh memakai KB tertentu. Pemberian ASI eksklusif (ASI saja) selama 6 bulan pertama dapat membantu mencegah kehamilan (semacam KB alamiah). Namun setelah 6 bulan, cara tersebut tidak lagi dapat diandalkan sebagai metode kontrasepsi. Terima kasih atas pertanyaannya.

Untuk anda yang ingin bekerja di luar negeri bisa mengikuti program kerja FSJ di Jerman terpercaya .